Rabu, 15 Juni 2016

Strategi pembelajar


BAB 1

KONSEP STRATEGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN


A.     Pengertian

kata strategi berasal dari kata Greek, strategos yang berarti jenderal yang berhubungan dengan cara memenangkan peperangan. Sekarang kata strategi dimaksudkan dengan cara terbaik untuk mencapai sesuatu.

Menurut Nana Sudjana, bahwa strategi mengajar merupakan tindakan guru dalam melaksanakan rencana mengajar (tujuan, bahan, metode, dan alat evaluasi) agar dapat mempengaruhi siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam dunia pendidikan strategi dapat diartikan sebagai a plan, method, or series of activities designed to achieves a particular educatonal goal (J. R. David, 1976). Strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

“strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien” (Kemp, 1995)

Jenis-jenis strategi yang berkaitan dalam pembelajaran :

1.    Strategi pengorganisasian pembelajaran

2.    Strategi penyampaian pembelajaran

3.    Strategi pengelolaan pembelajaran

 

B.    Beberapa istilah dalam strategi pembelajaran

 

1.    Metode

Merupakan upaya untuk mengimplementasikan recana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal.

2.    Pendekatan (Approach)

Merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran.

 

3.    Teknik

Adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode.

4.    Taktik

Gaya seseorang dalam melaksanakan suatu tenknik atau metode tertentu.

 

C.   Klasifikasi strategi belajar dan pembelajaran

Menurut Tabrani Rusyan dkk. Ada berbagai masalah sehubungan dengan strategi belajar mengajar yang secara sekeluruhan digolongkan sebagai berikut :

1.  Konsep dasar strategi belajar mengajar, yaitu : (a) menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan perilaku (b) menentukan pilihan berkenaan dengan pendekatan terhadap masalah belajar mengajar dan memilih prosedur, metode dan teknik belajar mengajar (c) norma kriteria dan keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

2.  Sasaran kegiatan belajar,

3.  Belajar mengajar sebagai suatu system, adalah seperangkat komponen yang saling bergantung antar satu dan yang lainnya untuk mencapai tujuan, komponen tersebut adalah : guru, siswa, metode, situasi, tujuan, bahan dan evaluasi.

4.  Hakikat PBM. Belajar adalah proses perubahan perilaku (pengetahuan, keterampilan, sikap, bahkan aspek pribadi)

5.  Entering behavior  siswa. Guru harus mengetahui karakteristik perilaku peserta didik.

6.  Pola-pola belajar siswa.

7.  Memilih sistem belajar mengajar

8.  Pengorganisasian kelompok belajar

 

D.   Implementasi belajar dan pembelajaran

proses belajar mengajar adalah suatu aspek lingkungan sekolah yang dioraganisasi.

Tahap-tahap pengelolaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar dapat diperinci sebagai berikut :

1.    Perencanaan

2.    Pengorganisasian

3.    Pengarahan

4.    Pengawasan

 

E.   Jenis-jenis strategi belajar dan pembelajaran

1.    Strategi belajar ekspositori

2.    Strategi pembelajaran inkuri

3.    Pembelajaran kontekstual

 

 

F.    Dasar pemilihan strategi pembelajaran

1.    Tujuan pembelajaran

2.    Aktivitas dan pengetahuan awal siswa

3.    Integritas bidang studi/pokok bahasan

4.    Alokasi waktu dan sarana penunjang

5.    Jumlah siswa

6.    Pengalaman dan kewibawaan pengajar

 

 

BAB 2

HAKIKAT, CIRI & KOMPONEN BELAJAR MENGAJAR

 

 

kegiatan belajar mengajar adalah suatu kondisi yang dengan sengaja diciptakan. Dalam kegiatan belajar mengajar terjadi interaktif antara peran guru dengan siswa guna mewujudkan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Sebagai kegiatan yang bernilai edukatif, belajar mengajar mempunyai hakikat, ciri, dan komponen. Ketiga aspek ini perlu betul guru ketahui dan pahami guna menunjang tugas di medan pengabdian. Ketiga aspek ini diuraikan pada penjelasan berikut :

 

A.   Hakikat belajar mengajar

Konsep pengajaran di sekolah kini berubah menjadi pembelajaran. Karena  Istilah “pembelajaran” (instruction) lebih luas daripada “pengajaran” (teaching). Pembelajaran harus menghasilkan belajar pada peserta didik dan harus dilakukan suatu perencana yang sistematis, sedangkan pengajar hanya salah satu penerapan strategi strategi pembelajaran diantara strategi-strategi pembelajaran yang lain dengan tujuann utamanya menyampaikan informasi kepada peserta didik.

Oleh karena itu, hakikat belajar adalah “perubahan” yang terjadi pada diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktifitas belajar. Dan hakikat belajar mengajar adalah proses pembelajaran (interaksi) yang dilakukan oleh guru dan peserta didik.

B.   Ciri-ciri Belajar Mengajar

1.    Memiliki tujuan

2.    Ada suatu prosedur (jalannya interaksi)

3.    Kegiatan belajar mengajar ditandai dengan satu peggarapan materi yang khusus

4.    Ditandai dengan aktifitas anak didik

5.    Dalam kegiatan belajar mengajar dibutuhkan kedisiplinan

6.    Adanya batas waktu

7.    Evaluasi

 

BAB 3

KONSEP BELAJAR

 

A.   Pengertian Belajar

Beberapa definisi dari para ahli :

1.    W.H Burton, dalam buku the guidance of learning activities, mengemukakan bahwa blajar adalah perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka mampu berinteraksi dengan lingkungannya

2.    Harold Spears mengemukakan “learning is to observe, to read, to imitate, to try something them selves, to listen, to follow direction.” Belajar adalah mengamati, membaca, meniru, mencoba sesuatu pada dirinya sendiri, mendengar, dan mengikuti aturan.

3.    Ernest R. Hilgard dalam Introduction of Psychology mendifinisikan belajar sebagai suatu proses perubahan kegiatan reaksi terhadap lingkungan.

4.    James O. Whittaker, mengemukakan belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman

5.    Singer (1968) mendifinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang relatif tetap yang disebabkan praktik atau pengalaman yang sampai dalam situasi tertentu.

Bedasarkan beberapa definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa para ahli pendidikan memandang belajar sebagai proses perubahan  manusia ke arah yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Sedangkan pengertian scara psikologis dari beberapa ahli menyatakan bahwa belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dari lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

B.   Ciri-ciri belajar

1.    Perubahan yang terjadi secara sadar

2.    Perubahan dalam belajar bersifat kontinyu dan fungsional

3.    Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif

4.    Perubahan dalam belajar bersifat tidak sementara

5.    Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah

6.    Perubahan mencangkup seluruh aspek tingkah laku

 

 

C.   Jenis-jenis belajar

1.    Balajar bagian (part learning, fractioned learning)

2.    Belajar dengan wawasan (learning by insight)

3.    Belajar diskriminatif (discriminatif learning)

4.    Belajar global (global whole learning)

5.    Belajar insidental (incidental learning)

6.    Belajar instrumental (instrumental learning)

7.    Belajar intensional (intentional learning)

8.    Belajar laten (latent learning)

9.    Belajar mental (mental learning)

10. Belajar produktif (productive learning)

11. Belajar verbal (verbal learning)

 

 

BAB 4

TEORI-TEORI BELAJAR

 

A.   Teori deskriptif dan preskriptif

Bruner (dalam dongen, 1989) mengemukakan bahwa teori pembelajaran adalah preskriptif dan teori belajar adalah deskriptif, preskriptif karena tujuan utama teori pembelajaran adalah menetapkan metode pembelajaran yang optimal, sedangkan deskriptif karena tujuan utama teori belajar adalah menjelaskan proses belajar.

B.   Teori belajar behavioristik

Menurut teori behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon, stimulus adalah apa saja yang diberikan oleh guru kepada pelajar dan respon berupa reaksi atau tanggapan pebelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut.

Tokoh-tokoh aliran behavioristik :

1.    Ivan pavlov (1927)

2.    Edward lee thorndike (1874-1949)

3.    Jhon watson (1878-1958)

4.    Clark hull(1884-1952)

5.    Edwin R guthrie

6.    Burhus frederic skinner (1904-1990)

C.   Teori belajar kognitivistik

Teori kognitif lebih cenderung mengutamakan proses belajar dari pada hasil belajar. Menurut psikologi kognitif, belajar dipandang sebagai suatu usaha untuk mengerti sesuatu. Usaha itu dilakukan secara aktif oleh siswa. Keaktifan itu berupa mencari pengalaman, mencari informasi, memecahkan masalah, mencermati lingkungan, mempraktekan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu.

 

D.   Teori belajar konstruktivistik

Berbeda dengan teori yang sebelumnya, teori konstruktivistik memahami hakikat belajar sebagai kegiatan manusia mambangun atau menciptakan pengetahuan dengan cara mencoba memberi makna pada pengetahuan sesuai dengan pengalamannya.

E.   Teori belajar humanistik

Menurut teori humanistik, proses belajar harus dimulai dan ditunjukan untuk kepentingan memanusiakan manusia itu sendiri.

F.    Teori belajar sibernetik

Teori ini berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu informasi. Menurut teori ini belajar adalah pengolahan informasi, sekilas teori ini mempunyai kesamaan dengan teori kognitif yang juga mementingkan proses, proses memang penting dalam teori sibernetik, namun yang lebih penting adalah sistem informasi yang diproses. Informasi inilah yang menentukan proses.

G.   Teori belajar Revolusi-Sosio-Kultural

H.   Teori belajar kecerdasan ganda

1.    Kecerdasan bahasa

2.    Kecerdasan logika/matematik

3.    Kecerdasan visual/ruang

4.    Kecerdasan musikal/ruang

5.    Kecerdasan kinestetik//gerak tubuh

6.    Kecerdasan intrapersonal

7.    Kecerdasan interpersonal

8.    Kecerdasan naturalis

9.    Kecerdasan spiritual

10. Kecerdasan eksistensial

 

 

BAB 5

KONSEP PEMBELAJARAN      

 

A.   Pengertian

Kesimpulan dari beberapa ahli yang sudah mengemukakan pendapatnya tentang makna dari pembelajaran adalah segala upaya yang dilakukan oleh guru (pendidik) agar terjadi proses belajar pada diri siswa

B.   Ciri-ciri pembelajaran

Oemar hamalik (1999) memaparkan tiga ciri khas yang terkandung dalam sistem pembelajaran, yaitu :

1.    Rencana ialah penataan ketenangan, material, dan prosedur yang merupakan unsur-unsur sistem pembelajaran

2.    Kesalingtergantungan, antara unsur-unsur sistem pembelajaran yang serasi dalam suatu keseluruhan. Masing-masing memberikan sumbangannya kepada sistem pembelajaran.

3.    Tujuan, ciri ini menjadi dasar perbedaan antara sistem yang dibuat manusia, seperti sistem transportasi,sistem komunikasi, dll.

C.   Tujuan pembelajaran

Tujuan pembelajaran pada dasarnya adalah kemampuan yang diharapkan dimiliki siswa setelah memperoleh pengalaman belajar.

 

BAB 6

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR

 

Proses belajar itu hanya dapat diamati jika ada perubahan prilaku dari diri seseorang yang berbedaa dengan yang sebelumnya.

Menurut Gagne (winkel, 2007) ada beberapa tahap proses belajar, yaitu :

1.    Tahap Motivasi

2.    Tahap Konsentrasi

3.    Tahap Mengolah

4.    Tahap Menyimpan

5.    Tahap Menggali

6.    Tahap Menggali 2

7.    Tahap Prestasi

8.    Tahap Umpan balik

Faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar

1.    Kondisi psikologis

2.    Kondisi fisiologis

3.    Instrumental input

4.    Environmental input

 

 

BAB 7

PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

 

A.   Prinsip-prinsip belajar dan implikasinya dalam pembelajaran

1.    Perhatian dan motivasi

2.    Keaktifan

3.    Keterlibatan langsung

4.    Pengulangan

5.    Tantangan

6.    Balikan dan penguatan

7.    Perbedaan individual

Kemudian dijelaskan pula beberapa prinsip belajar dari ranah pembelajaran.

1.    Prinsip belajar kognitif

2.    Prinsip belajar afektif

3.    Prinsip belajar psikomotorik

 

 

BAB 8

GAYA BELAJAR

 

Gaya belajar

Macam-macam gaya belajar :

A.   Gaya belajar visual

Yang memegang peranan penting adalah mata/pengelihatan (visual)

B.   Gaya belajar auditori

Yang memegang peranan penting adalah telinga/pedengaran (auditori)

C.   Gaya belajar kinestetik

Yang memegang peranan penting adalah pergerakan, dengan cara menyentuh dan melakukan, contoh : a). Bermain dengan kata, b).bermain dengan pertanyaan, c). Bermain dengan gambar, d).bermain dengan musik, e).bermain dengan bersosialisasi

 

BAB 9

MOTIVASI BELAJAR

 

A.   Pengertian

Motivasi berasal dari bahsa latin “movere”  yang berarti menggerakan. Motivasi juga berasal dari bahasa inggris “motivation” yang berarti dorongan.

 Motivasi adalah suatu perubahan energi di dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif(perasaan) dan reaksi untuk mencapai sesuatu.

B.   Teori-teori motivasi

1.    Teori abraham maslow (1943-1970)

Beliau mengemukakan bahwa pada dasarnya semua manusia memiliki kebutuhan pokok. Ia menunjukannya dalam lima tingkatan yang berbentuk piramid.

 


 

 

Aktualisasi diri

 

Kebutuhan penghargaan

 

Kebutuhan sosial

 

Kebutuhan rasa aman

 

Kebutuhan fisiologis

 

 

2.    Teori frederick herzberg (1966)

Menurut herzberg (1996), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menghindari ketidakpuasan. Dua faktor tersebut disebutnya faktor higiene (faktor ekstrinsik) dan motivator (faktor instrinsik).

3.    Achievement theory mc clelland (1961)

Mc clelland menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu :

a.    Need for achievement (kebutuhan akan prestasi)

b.    Need for afiliation (kebutuhan akan hubungan sosial)

c.    Need for power (dorongan untuk mengatur)

 

C.   Jenis-jenis motivasi

 

motivasi dapat dibedakan atas motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Yang dimaksud dengan motivasi instrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang bewrasal dari luar individu.

 

 

D.   Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar

 

1.    Ciri-ciri pembelajaran

2.    Kemampuan pembelajaran

3.    Kondisi pembelajaran

4.    Kondisi lingkungan pembelajaran

5.    Unsur-unsur dinamis belajar pembelajaran

6.    Upaya gur dalam membelajarkan pembelajaran

 

 

 

BAB 10

MASALAH-MASALAH DALAM BELAJAR

 

 

A.   Masalah-masalah internal dalam belajar

1.    Sikap terhadap belajar

2.    Motivasi belajar

3.    Konsentrasi belajar

4.    Mengolah bahan belajar

5.    Meyimpulkan perolehan hasil belajar

6.    Menggali hasil belajar yang tersimpan

7.    Unjuk hasil belajar

8.    Rasa percaya diri siswa

9.    Kebiasaan belajar

10. Cita-cita siswa

B.   Masalah eksternal dalam belajar

1.    Guru dalam pembina siswa belajar

2.    Prasarana dan sarana pembelajaran

3.    Kebijakan penilaian

4.    Lingkungan sosial siswa

5.    Kurikulum sekolah

 

C.   Cara menentukan masalah belajar

1.    Pengamatan prilaku belajar

2.    Analisis hasil belajar

3.    Tes hasil belajar

 

 

 

 

BAB 11

BERBAGAI PENDEKATAN DALAM BELAJAR MENGAJAR

 

Ada beberapa pendekatan yang diajukan dalam memecahkan berbagai masalah dalam kegiatan belajar mengajar. Uraian mengenai pendekatan dalam pembelajaran adalah sebagai berikut

A.   Pendekatan individual

B.   Pendekatan kelompok

C.   Pendekatan bervariasi

D.   Pendekatan edukatif

E.   Pendekatan keagamaan

F.    Pendekatan kebermaknaan

 

 

BAB 12

METODE PEMBELAJARAN

 

 

 

Dalam bab ini disajikan macam-macam metode pembelajaran yang bisa digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, yaitu :

A.   Metode kerja kelompok

B.   Metode kerja lapangan

C.   Metode sumbang saran

D.   Metode unit teaching

E.   Metode penemuan

F.    Metode eksperiment

G.   Metode kasus

H.   Metode demonstrasi

I.      Metode Tanya jawab

J.    Metode problem sovling

K.   Metode latihan

L.    Metode proyek

M.   Metode penyajian sistem regu

N.   Metode diskusi

O.   Metode ceramah

P.   Metode permainan

Q.   Metode cerita

R.   Metode pameran

S.   Metode studi mandiri

T.    Metode studi kasus

U.   Metode tutorial

V.   Metode insiden

W.  Metode jigsaw

X.   Metode quantum

Y.   Metode perancangan

Z.    Metode GI (group investigation)

 

 

 

BAB 13 

MEDIA PEMBELAJARAN

 

A.   Media pembelajaran

Adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan(bovee 1997), pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampaian pesan atau media.

B.   Jenis-jenis media pembelajaran
1.    Teks
2.    Media audio, contoh : radio, alat perkam magnetik
3.    Media visual, contoh : gambar/foto,diagram,chart
4.    Media proyeksi gerak, contoh : film bingkai/film rangka
5.    Miniatur
6.    Manusia

C.   Landasan penggunaan media pembelajaran

1.    Landasan filosofis
2.    Landasan psikologis
3.    Landasan teknologis
4.    Landasan empiris

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar